Memuat update terbaru...
Berita Terbaru

Polres Metro Jakarta Barat Gelar Bakti Kesehatan Akbar, Merangkul Ratusan Warga dalam Semangat Hari Bhayangkara ke-80

Yuni Winarti

Jurnalis

Yuni Winarti

Polres Metro Jakarta Barat Gelar Bakti Kesehatan Akbar, Merangkul Ratusan Warga dalam Semangat Hari Bhayangkara ke-80

Pacunews.Com, - Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat (Polres Metro Jakbar) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam melayani dan mendekatkan diri kepada masyarakat melalui penyelenggaraan bakti kesehatan skala besar. Kegiatan yang sangat dinanti dan mendapat antusiasme tinggi dari ratusan warga ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sebuah momentum penting yang merefleksikan delapan dekade pengabdian Polri kepada bangsa dan negara. Acara kemanusiaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah manifestasi nyata dari semangat Bhayangkara untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan.

Diselenggarakan pada hari Selasa, 30 Juni, di Markas Polres Metro Jakarta Barat, bakti kesehatan ini menjadi titik temu antara institusi kepolisian dengan beragam lapisan masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan. Sejak pagi hari, area Mapolres telah dipenuhi oleh warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak yang akan menjalani khitanan massal hingga lansia yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya. Suasana kehangatan dan kebersamaan begitu terasa, mencerminkan jalinan harmonis antara Polri dan rakyat. Kegiatan ini dirancang secara komprehensif, menawarkan berbagai layanan kesehatan esensial secara gratis, meliputi donor darah, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan kesehatan gigi, serta penyerahan bantuan vital berupa kursi roda dan kruk bagi penyandang disabilitas. Seluruh layanan ini disediakan dengan standar medis yang tinggi, didukung oleh tenaga profesional dan fasilitas memadai, memastikan setiap peserta mendapatkan penanganan terbaik.

Kapolres Metro Jakbar, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan salah satu dari serangkaian inisiatif yang digulirkan dalam menyambut perayaan Hari Bhayangkara ke-80. Momentum spesial ini dimanfaatkan untuk memperkuat ikatan emosional antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menegaskan peran Polri yang multidimensional. "Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan warga," ujar Kombes Twedi kepada awak media pada Rabu, 1 Juli 2026, sehari setelah acara berlangsung. Pernyataan ini menegaskan filosofi "Polri Presisi" yang berfokus pada pelayanan publik yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sektor donor darah menjadi salah satu primadona dalam acara ini, menarik perhatian banyak relawan yang tergerak untuk berbagi kehidupan. Dengan semangat altruisme, para pendonor secara sukarela menyumbangkan sebagian darahnya. Proses donor darah dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan pengawasan medis profesional, memastikan keamanan baik bagi pendonor maupun penerima. Hasilnya sangat membanggakan, sebanyak 103 kantong darah berhasil dihimpun dari para pendonor yang telah memenuhi syarat kesehatan. Jumlah ini tentu sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah nasional yang seringkali fluktuatif, terutama untuk pasien yang membutuhkan transfusi darah mendesak di berbagai rumah sakit. Kontribusi ini secara langsung menyelamatkan nyawa dan meringankan beban keluarga pasien, menunjukkan solidaritas kemanusiaan yang kuat.

Selain itu, bakti kesehatan ini juga menyediakan layanan khitanan massal, sebuah program yang sangat membantu keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Sebanyak 35 anak-anak dengan wajah ceria namun sedikit tegang, mengikuti proses khitanan massal. Mereka didampingi oleh orang tua dan tenaga medis profesional yang memberikan perhatian penuh, baik sebelum, selama, maupun sesudah prosedur. Khitanan massal ini bukan hanya tentang aspek medis, melainkan juga tentang memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak untuk menjalani praktik kesehatan yang dianjurkan, sekaligus meringankan beban finansial orang tua. Kegembiraan terpancar dari wajah para orang tua yang merasa sangat terbantu dengan adanya layanan gratis ini, memungkinkan anak-anak mereka menjalani khitanan tanpa biaya yang memberatkan.

Aspek lain yang tak kalah penting adalah penyerahan bantuan sosial. Polres Metro Jakbar dengan kepedulian tinggi turut menyerahkan bantuan berupa empat unit kursi roda dan empat unit kruk kepada penyandang disabilitas. Bantuan ini memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan mobilitas dan kemandirian para penerima. Bagi mereka yang selama ini mungkin kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari, kursi roda dan kruk bukan hanya sekadar alat bantu, melainkan simbol harapan dan peningkatan kualitas hidup. Inisiatif ini menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada masalah keamanan, tetapi juga peka terhadap kebutuhan kelompok rentan dan berkomitmen untuk menciptakan masyarakat yang inklusif.

Layanan pemeriksaan kesehatan gratis juga menjadi magnet bagi banyak peserta. Sebanyak 246 peserta, yang terdiri dari anggota Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polri, serta masyarakat umum, memanfaatkan kesempatan ini untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Berbagai jenis pemeriksaan dasar seperti pengukuran tekanan darah, cek gula darah, hingga konsultasi singkat dengan dokter disediakan. Melalui pemeriksaan tersebut, peserta memperoleh edukasi berharga mengenai kondisi kesehatannya. Para tenaga medis juga aktif memberikan imbauan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, sebagai langkah preventif terhadap berbagai penyakit. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit sejak dini.

Secara keseluruhan, kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 ini berhasil menjangkau 504 peserta dari berbagai kalangan. Angka ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang terjangkau dan mudah diakses, sekaligus menunjukkan kepercayaan publik terhadap inisiatif yang digagas oleh kepolisian. Keberhasilan penyelenggaraan acara ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi erat berbagai unsur. Sie Dokkes Polres Metro Jakarta Barat sebagai koordinator utama, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk layanan donor darah, Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo yang menyediakan tenaga medis dan fasilitas, Dinas Kesehatan setempat yang memberikan dukungan teknis dan sumber daya, Rindam Jaya, Polairud, serta tim ambulans yang selalu siaga. Kerja sama lintas sektoral ini memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan efisien, mencerminkan kekuatan gotong royong dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima.

Melalui momentum perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Metro Jakarta Barat tidak hanya merayakan hari jadinya, tetapi juga menegaskan kembali komitmennya yang tak tergoyahkan untuk terus mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif, dan bermanfaat nyata bagi masyarakat. Acara bakti kesehatan ini menjadi salah satu bukti konkret bahwa Polri, khususnya Polres Metro Jakarta Barat, senantiasa berupaya merajut kebersamaan, membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat, dan berinovasi dalam memberikan kontribusi positif di luar tugas pokok penegakan hukum. Semangat pengabdian ini diharapkan terus berlanjut, menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan sejahtera bagi seluruh warga Jakarta Barat, sejalan dengan visi Polri untuk menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional dan dicintai rakyat. Kegiatan semacam ini juga secara tidak langsung memperkuat pesan penting tentang pentingnya menjaga kepercayaan rakyat dan menegakkan hukum yang adil, sebagaimana sering disampaikan oleh pimpinan negara, untuk membangun fondasi kebangsaan yang lebih kokoh.

Bagikan: